Selasa, 21 Oktober 2008 – 14:28 wib
Carolina – Okezone
TANGERANG - Indonesia Air Trafic Controllers Association (IATCA) menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penerbangan yang sedang dibahas oleh pemerintah dan Komisi V DPR RI. Penolakan� terkait� dengan rencana pelayanan lalu lintas udara dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU).
Dewan Pengurus Pusat Indonesia Air Trafic Controllers Association (IATCA) Adri Gunawan mengaku di seluruh Indonesia ada sekitar 1.271 petugas Air Traffic Controller (ATC) yang bekerja di bandara yang ada di Indonesia. Dan dengan adanya RUU penerbangan yang masih dalam pembahasan, para petugas tersebut resah.
“Petugas ATC resah dengan adanya RUU Penerbangan yang mengarah kepada pembentukan pelayanan lalu lintas udara dalam bentuk badan layanan umum,” katanya di gedung menara ATC Bandara Soekarno Hatta, Selasa (21/10/2008).
Pasalnya lanjut Adri, IATCA sebagai organisasi profesi ATC tidak pernah dilibatkan dalam proses pembuatan RUU penerbangan 14 Bab dan 102 pasal itu. Bahkan sampai dengan menjadi perubahan RUU penerbangan 26 BAB dan 405 pasal juga tidak dilibatkan sehingga terkesa pemerintah tidak mengindahkan asas keterbukaan dan asas kejelasan rumusan.�
“Tahun 2007 IATCA pernah diundang oleh komisi V DPR RI dalam rapat dengar pendapat tapi kemudian tidak ada kelanjutannya,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja pelayanan lalu lintas dalam bentuk badan layanan umum dikhawatirkan akan mengalami banyak hambatan. Dimana pemerintah akan melakukan fungsi ganda sebagai regulator dan operator, akan menjadi beban keuangan negara sementara ruang lingkup pelayanan lalu lintas udara bersidat internasional.
“Akan terjadi degradasi organisasi pengelola yang memperpanjang alur birokrasi,”ucapnya. (uky)
DIarsipkan di bawah: air traffic control
salam kenal mas, saya malah lebih bingung lagi mas masak satu bandara nantinya akan dikelola oleh dua penguasa apa nga malah membuat saring terjadi crass antar pegawainya apalgi kalo tunjangan(yang penting nih) bedanya jauh.
Salam kenal juga, bola sudah bergulir. Ternyata hidup selalu memberi kejutan tak terduga. Mudah-mudahan perubahan yang terjadi di dunia ATC Indonesia membawa kebaikan bagi kita semua.
There is one word for ATC against BLU, ” STRIKE ! “.
Do not much talking. ATC Strike will shoot down bad people at the regulatory body, even. Do it Ardhi we will support it.
Sebagai seorang ATC saya tentu berharap semua pihak tetap komit terhadap keselamatan penerbangan, bukan terhadap kepentingan lain-lain. Seharusnya kita belajar dari masa lalu, agar kesalahan yang sama tidak terulang.