Sirkuit Sepang dan Lippo Karawaci Bakal Bergandengan Tangan
TANGERANG, SABTU – Bagi pengelola Sirkuit Sepang, Malaysia, Sirkuit Jalan Raya Lippo Karawaci memiliki daya tarik khas. Mereka menyatakan dalam waktu dekat akan membuat nota kerja sama dengan Lippo.
CEO Sirkuit Sepang Razlan Razali khusus datang ke Sirkuit Lippo Krawaci, Sabtu (7/2). Selain menyaksikan kualifikasi seri pertama Indonesia GT Car, ia memerhatikan hiburan keluarga yang digelar di sela-sela balapan.
“Ada hal baru di sini, yakni konsep hiburan keluarga. Selain balapan, Lippo menyediakan hiburan keluarga seperti aneka permainan anak. Kami ingin mempelajarinya,” ujar Razlan.
Direktur Proyek Sirkuit Lippo Karawaci Toto Bartholomeus mengakui Lippo belum berpengalaman mengurus sirkuit. “Untuk itu kami ingin menjalin kerja sama dengan Sepang dalam hal race management,” tuturnya.
Toto menyatakan, mereka tidak menjalin kerja sama dengan pengelola sirkuit jalan raya Singapura karena dinilai masih belum perpengalaman. “Saya kira Sirkuit Sepang jauh lebih berpengalaman,” tuturnya.
Razlan menambahkan, sirkuit jalan raya Singapura hanya diperuntukkan untuk balapan F1. Mereka tidak menggelar balapan selain F1. “Jadi, karakter mereka berbeda dengan sirkuit Lippo Karawaci yang berorientasi menggelar berbagai kejuaraan balap mobil,” ucap Razlan.
Berdiri sejak 11 tahun silam, Sepang rutin menggelar balap mobil F1 dan kejuaraan formula lainnya, seperti A1GP. Mereka juga menggelar balap touring yang berbasis di Jepang, Super GT.
Sepang adalah satu-satunya sirkuit penyelenggara Super GT yang tidak berada di Jepang. Pada 2010, Sepang dan Lippo mencoba agar Super GT digelar di Karawaci. “Lobi yang dilakukan dua negara (Indonesia dan Malaysia) lebih kuat ketimbang dilakukan satu negara,” tegas Razlan.
Razlan mengungkapkan, Sirkuit Jalan Raya Lippo Karawaci memiliki kekhasan. Di Singapura, menurut dia, sirkuit jalan raya menyuguhkan pemandangan gedung-gedung tinggi, sedangkan Sirkuit Lippo Karawaci menyuguhkan pemandangan penuh penghijauan, pepohonan. (ATO)
Sumber KOMPAS
DIarsipkan di bawah: Otomotif | Leave a Comment »