Kode: QAK
Bahan: Kaos
Ukuran: S,M,L,XL
Harga Eceran: Rp. 50.000
Harga Grosir: Rp. 40.000
(min 3pcs , boleh campur)
DIarsipkan di bawah: Humaira Shop | Leave a Comment »
Kode: QAK
Bahan: Kaos
Ukuran: S,M,L,XL
Harga Eceran: Rp. 50.000
Harga Grosir: Rp. 40.000
(min 3pcs , boleh campur)
DIarsipkan di bawah: Humaira Shop | Leave a Comment »
TANGERANG, SABTU – Bagi pengelola Sirkuit Sepang, Malaysia, Sirkuit Jalan Raya Lippo Karawaci memiliki daya tarik khas. Mereka menyatakan dalam waktu dekat akan membuat nota kerja sama dengan Lippo.
CEO Sirkuit Sepang Razlan Razali khusus datang ke Sirkuit Lippo Krawaci, Sabtu (7/2). Selain menyaksikan kualifikasi seri pertama Indonesia GT Car, ia memerhatikan hiburan keluarga yang digelar di sela-sela balapan.
“Ada hal baru di sini, yakni konsep hiburan keluarga. Selain balapan, Lippo menyediakan hiburan keluarga seperti aneka permainan anak. Kami ingin mempelajarinya,” ujar Razlan.
Direktur Proyek Sirkuit Lippo Karawaci Toto Bartholomeus mengakui Lippo belum berpengalaman mengurus sirkuit. “Untuk itu kami ingin menjalin kerja sama dengan Sepang dalam hal race management,” tuturnya.
Toto menyatakan, mereka tidak menjalin kerja sama dengan pengelola sirkuit jalan raya Singapura karena dinilai masih belum perpengalaman. “Saya kira Sirkuit Sepang jauh lebih berpengalaman,” tuturnya.
Razlan menambahkan, sirkuit jalan raya Singapura hanya diperuntukkan untuk balapan F1. Mereka tidak menggelar balapan selain F1. “Jadi, karakter mereka berbeda dengan sirkuit Lippo Karawaci yang berorientasi menggelar berbagai kejuaraan balap mobil,” ucap Razlan.
Berdiri sejak 11 tahun silam, Sepang rutin menggelar balap mobil F1 dan kejuaraan formula lainnya, seperti A1GP. Mereka juga menggelar balap touring yang berbasis di Jepang, Super GT.
Sepang adalah satu-satunya sirkuit penyelenggara Super GT yang tidak berada di Jepang. Pada 2010, Sepang dan Lippo mencoba agar Super GT digelar di Karawaci. “Lobi yang dilakukan dua negara (Indonesia dan Malaysia) lebih kuat ketimbang dilakukan satu negara,” tegas Razlan.
Razlan mengungkapkan, Sirkuit Jalan Raya Lippo Karawaci memiliki kekhasan. Di Singapura, menurut dia, sirkuit jalan raya menyuguhkan pemandangan gedung-gedung tinggi, sedangkan Sirkuit Lippo Karawaci menyuguhkan pemandangan penuh penghijauan, pepohonan. (ATO)
Sumber KOMPAS
DIarsipkan di bawah: Otomotif | Leave a Comment »
Dewan Pengurus Pusat Indonesia Air Trafic Controllers Association (IATCA) Adri Gunawan mengaku di seluruh Indonesia ada sekitar 1.271 petugas Air Traffic Controller (ATC) yang bekerja di bandara yang ada di Indonesia. Dan dengan adanya RUU penerbangan yang masih dalam pembahasan, para petugas tersebut resah.
“Petugas ATC resah dengan adanya RUU Penerbangan yang mengarah kepada pembentukan pelayanan lalu lintas udara dalam bentuk badan layanan umum,” katanya di gedung menara ATC Bandara Soekarno Hatta, Selasa (21/10/2008).
Pasalnya lanjut Adri, IATCA sebagai organisasi profesi ATC tidak pernah dilibatkan dalam proses pembuatan RUU penerbangan 14 Bab dan 102 pasal itu. Bahkan sampai dengan menjadi perubahan RUU penerbangan 26 BAB dan 405 pasal juga tidak dilibatkan sehingga terkesa pemerintah tidak mengindahkan asas keterbukaan dan asas kejelasan rumusan.�
“Tahun 2007 IATCA pernah diundang oleh komisi V DPR RI dalam rapat dengar pendapat tapi kemudian tidak ada kelanjutannya,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja pelayanan lalu lintas dalam bentuk badan layanan umum dikhawatirkan akan mengalami banyak hambatan. Dimana pemerintah akan melakukan fungsi ganda sebagai regulator dan operator, akan menjadi beban keuangan negara sementara ruang lingkup pelayanan lalu lintas udara bersidat internasional.
“Akan terjadi degradasi organisasi pengelola yang memperpanjang alur birokrasi,”ucapnya. (uky)
DIarsipkan di bawah: air traffic control | 4 Komentar »
Air traffic control (ATC) is a service provided by ground-based controllers who direct aircraft on the ground and in the air. The primary purpose of ATC systems worldwide is to separate aircraft to prevent collisions, to organize and expedite the flow of traffic, and to provide information and other support for pilots when able. In some countries, ATC may also play a security or defense role (as in the United States), or actually be run entirely by the military (as in Brazil). Air traffic control was first introduced at London’s Croydon Airport in 1921. Integration to the United States becan circa 1929 with a man named Archie League. Mr. League controlled aircraft from his home field of St. Louis using colored flags while standing in a wheelbarrow.
Preventing collisions is referred to as separation, which is a term used to prevent aircraft from coming too close to each other by use of lateral, vertical and longitudinal separation minima; many aircraft now have collision avoidance systems installed to act as a backup to ATC observation and instructions. In addition to its primary function, the ATC can provide additional services such as providing information to pilots, weather and navigation information and NOTAMs (Notices to Airmen).
In many countries, ATC services are provided throughout the majority of airspace, and its services are available to all users (private, military, and commercial). When controllers are responsible for separating some or all aircraft, such airspace is called “controlled airspace” in contrast to “uncontrolled airspace” where aircraft may fly without the use of the air traffic control system. Depending on the type of flight and the class of airspace, ATC may issue instructions that pilots are required to follow, or merely flight information (in some countries known as advisories) to assist pilots operating in the airspace. In all cases, however, the pilot in command has final responsibility for the safety of the flight, and may deviate from ATC instructions in an emergency. To ensure communication, all pilots and all controllers everywhere are required to be able to speak and understand English. While they may use any compatible language, English must be used if requested. The native language for the region is normally used. FAA Control Tower Operators (CTO)/Air Traffic Controllers use FAA Order 7110.65S as the authority for all procedures regarding air traffic
DIarsipkan di bawah: air traffic control | Leave a Comment »
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | 1 Komentar »